Selasa, 27 November 2018


Tugas Individu
FILOSOPI & PENDIDIKAN
NGAMEN PUISI
Dosen Pembimbing:
Mustakim JM, M.PD.
Disusun Oleh:
Farah Dina
BIODATA:
NAMA LENGKAP: Farah Dina
NIM: 1888203046
ALAMAT: jln. Makmur, Sigunggung
TTL: Pekanbaru, 21 Desember 1999
FILOSOFI HIDUP SAYA:
“JATUH UNTUK KITA BANGKIT, BUKAN UNTUK KITA MENYERAH”
UNIVERSITAS LANCANG KUNING
PEMBAHASAN

A.              APA ITU NGAMPEN PUISI?

       Ngamen puisi adalah salah satu ajang kreatifitas mahasiswa-mahasiswi Universitas Lancang Kuning bertujuan untuk melestarikan Budaya Melayu dan mengumpulkan dana untuk membantu korban bencana alam yang ada di Sulawesi Tengah, Ngamen Puisi ini diselenggarakan oleh UKM atau Unit Kegiatan Mahasiswa Sanggar Syirih. Dengan adanya aksi peduli ini Sanggar Syirih membuka panggung seni yang akan dipentaskan oleh mahaswa/i. Selain itu ngamen puisi ini diadakan untuk menjalin silahturahmi sesama mahasiswa/i serta tempat untuk menyalurkan minat dan bakat mahasiswa dibidang seni.
       Ngamen Puisi ini dilaksanakan setiap ada bencana alam yang membutuhkan bantuan dalam kata lain Ngamen Puisi ini adalah aksi solidaritas mahasiswa terutama Sanggar Syirih untuk membantu saudara-saudara yang terkena bencana alam. Sebelum bencana alam yang ada di Palu dan Donggala UKM Sanggar Syirih juga membuat aksi solodaritas yang sama untuk membantu korban bencana yang ada di Lombok.
       Ngamen puisi kali ini mengusung tema “Aksi Seni Bersama Bantu Palu Menuju Donggala” dilakukan pada hari Rabu siang di wilayah kantin Universitas Lancang Kuning. Peserta ngamen puisi ini di sebegian besar diikuti oleh anggota Sanggar Syirih dan mahasiswa/i Universias Lancang Kuning itu sendiri.
       Sanggar Syirih atau sanggar Seni dan Budaya Raja Ali Haji adalah sebuah unit kegiatan mahasiswa yang bergerak dalam bidang kesenian melayu. Yang bertujuan untuk melestarikan budaya melayu dan memperkenalkan budaya melayu kedunia luar. Ada lima cabang sening yang kembangkan oleh sanggar syirih yaitu: seni musik, seni teater, seni tari, seni rupa, dan sastra.

B.              TUJUAN NGAMEN PUISI

1.     Mengumpulkan dana bantuan, ngamen puisi yang diadakan oleh sanggar syirih bertujuan untuk membantu korban gempa dan tsunami yang ada di Palu dan Donggala dengan ciri khasnya yaitu berkesenian. Namun berdeda dari UKM lainnya sanggar Syirih ini mengumpulkan dana dengan cara membuka panggung khusus untuk berkesenian, hal ini menjadikan warna baru untuk mengumpulkan dana dengan cara menghibur bukan hanya sekedar meminta-minta. Selain menerima bantuan berupa uang tunai mereka juga menerima bantuan berupa pakaian yang masih layak pakai, bahan makanan untuk saudara yang ada disana, selain membuat panggung seni di lingkungan Unilak rencananya mereka akan turun kejalan membuat panggung seni seperti halnya yang dilalukan dilingkungan Unilak. Hasil dari penggalangan dana tersebut akan disumbangkan untuk korban bencana di Palu dan Donggala. Mereka juga berharap dengan adanya panggung seni ini mereka bisa mengumpulkan dana bantuan yang banyak untuk meringankan beban saudara-saudara yang ada di Palu dan Donggala.
2.     Untuk menyalurkan bakat, selain untuk mengumpulkan dana Ngamen Puisi juga menjadi sarana untuk menyalurkan bakat dan minat serta hobi dalam bidang seni terutama dalam bidang budaya melayu yang saat ini sudah sedikit peminatnya.
3.     Memperkenalkam UKM  Sanggar Syirih, UKM Sanggar Syirih merupakan satu satunya UKM yang ada di Unilak yang bergerak dibidang kesenian melayu.
4.     Melestarikan budaya melayu, budaya melayu pada zaman milenial ini sudah mulai sedikit peminatnya, dengan adanya ngamen puisi ini sedikit demi sedikit mahasiswa/i yang tidak mengetahui tentang berbagai macam budaya melayu menjadi tau.
5.     Menjadi sarana hiburan,bukan hanya sekedar mengumpulkan dana bantuan untukkorban bencana gempa dan tsunami Palu dan Donggala tetapi ngamen puisi menjadi sarana hiburan tersendiri bagi mahasiswa/i dengan ciri khasnya membawakan kesenian melayu seperti puisi dan syair.
C.              MANFAAT NGAMEN PUISI

       Selain bermanfaan untuk membantu korban bencana alam di Palu dan Donggala Ngamen Puisi ini juga memberikan manfaat terutama untuk mahasiswa/i Unilak. Ngamen Puisi  bermanfaat sebagai tempat menyalurkan minat dan bakat mahasiswa/i terutaman dalam bidang kesenian melayu yaitu: syair dan puisi, selain itu Ngamen Puisi ini juga menjadi sarana untuk melestarikan kebudayaan melayu yang sudah sedikit peminatnya apalagi di era milenial ini, setidaknya dengan adanya ngamen puisi ini menjadi ilmu pengetahuan kita tentang budaya melayu. Ngamen puisi ini juga menjadi hiburan tersendiri bagi mahasiswa/i setelah melakukan jadwal perkuliahan dipagi harinya.


D.              FILOSOFI NGAMEN PUISI

            Mereka orang-orang yang terkadang berpenampilan lusuh, membawa gitar, atau alat musik lain yang mudah dibawa. Berhenti dan berkumpul disuatu tempat menjajakan suara merdu sambil bernyanyi dan berpuisi, ya mereka adalah anggota Sanggar Syirih. Mereka menjual suara lewat nyanyian, puisi dan syair yang terkadang mereka ciptakan sendiri, tujuannya hanya satu yaitu untuk mengumpulkan dana dan membantu saudara-saudara yang terkena bencana alam.
            Mungkin ada sebagian dari kita yang tidak mengerti apa yang mereka lakukan dan apa yang mereka ucapkan, karna puisi dan syair mengandung majas yang sulit diartikan oleh orang awam. Tapi alangkah mulianya mereka mengumpulkan bantuan dana dengan cara yang luar biasa tidak hanya meminta-minta dan berharap ada yang memberi dengan apa yang sudah mereka sajikan.
           Mereka bukan orang-orang yang hanya sekedar ngamen dan berpuisi tapi dibalik itu semua mereka memiliki tujuan utama yaitu melestarikan budaya melayu, yang saat ini sedikit peminatnya.
E.              KETUA DAN PELAKSANA

-                  Ketua UKM Sanggar Syirih Awi Andjung
-                  Ketua pelaksana Ngamen Puisi ini Midun Al Hakkurahawi 


F.               CABANG SENI YANG TAMPIL DALAM NGAMEN PUISI
Ada beberapa cabang seni yang ada di Sanggar Syirih yaitu:
1.   Seni Teater
2.   Seni Musik
3.   Seni Tari
4.   Seni Rupa
5.   Sastra
Ada beberapa seni yang ditampilkan dalam acara Ngamen Syirih:
1.   Syair
2.   Membaca puisi
3.   Akustik
4.   Solo
5.   Monolog
6.   Dan lain-lain




G. KOMENTAR
       Menurut saya Ngamen Puisi ini adalah acara yang sangat bagus karena acara ini mengedepankan nilai kesenian melayu dan berusaha melestarikan budaya melayu dengan cara yang luar biasa, acara ini bisa dibilang acara yang kreatif dan inovatif . kreatif karena tujuan utama acara ini untuk mengumpulkan bantuan dana yang bukan hanya sekedar untuk meminta-minta tapi menyajikan hiburan yang jarang ditemui ditempat-tempat lainnya. Inovatif karena acara ini Melibatkan mahasiswa/i yang memiliki bakat dan minat di bidang seni. Para peserta Ngamen Puisi ini bagus dan berbakat. Selain memiliki tujuan yang mulia, acara ini juga bersifat menghibur. Acaranya juga tidak membosankan, karena selain menampilkan kesenian melayu tapi acara ini juga di selingi dengan berbagai macam lagu dan juga tarian anak muda zaman milenial.

H.  PENDAPAT
       Ngamen Puisi adalah aksi solodaritas yang sangat bagus dan kreatif karena acara ini bertujuan untuk mengumpulkan dana bantuan untuk saudara-saudara yang terkena bencana alam gempa dan tsunami dengan cara yang unik dan tidak biasa. Ibaratkan pedagang mereka bukan menjulan barang tapi mereka menjual jasa mereka dengan cara menghibur dan kemudian mandapat uang dari apa yang mereka sajikan dengan cara sukarela tanpa mematokkan harga .Selain itu acara ini melibatkan anak-anak muda mahasiswa yang memiliki bakat yang hebat dan sekaligus bisa lestarikan budaya melayu. Menurut saya ngamen puisi ini hanya ada di Unilak tidak ada ditemui di Universitas lainnya. Dan seharusnya kita sebagai mahasiswa/i Unilak bangga dengan apa yang dilakukan oleh Sanggar Syirih ini.


I.    SARAN
       Rangkaian acara sudah sangat bagus, tempatnya juga sudah sangat pas. Saran saya untuk penampilan yang ditampilkan tidak hanya itu-itu saja, karna budaya melayu tidak hanya itu-itu saja. saya berhapar lebih banyak kesenian yang ditampilkan. Dan saran saya jika hanya mengandalkan dana bantuan dari mahasiswa/i Unilak  dan Ngamen Puisi turun kejalan, saya rasa sepertinya bantuan itu tidak cukup banyak dan saran saya Sanggar Syirih ini memiliki kelas seni rupa, bagaimana jika hasil karya seni rupa yang dihasilkan oleh anggota Sanggar Syirih dikumpulkan dan dijual atau di lelang saya rasa itu cukup untuk membantu korban bencana. Karna saya yakin hasil karya seni rupa Sanggar Syirih tidak kalah bagusnya dengan hasil karya seni rupa orang-orang Eropa.

J.   KRITIKAN
-      Tempatnya kurang nyaman karena berada diruang terbuka dan tidak ada penutup atau tenda.
-      Acaranya kurang tertata, tidak tau mana yang panitia, ketua, dan pengisi acaranya.
-      Saundingnya juga kurang jelas







K.  IDE
      Sebaiknya acara ngamen puisi ini tidak hanya dilakukan saat mengumpulkan dana bantuan tapi setiap minggu. Dan tujuannya bukan untuk mengumpulkan dana tetapi dikhususkan untuk melestarikan budaya melayu. Tempat dilaksanakannya bukan hanya di lingkungan sanggar atau Unilak saja melainkan ditujukkan untuk masyarakat umum. Karena kita masyarakat Riau sudah seharusnya kita mempertahankan budaya daerah kita sendiri. Untuk tempat pertunjukan kita mendatangi tempat-tempat umum yang ramai dengan anak-anak dan remaja. Seperti acara Car Free Day yang rutin di adakan tiap minggu pagi di pekanbaru. Karena ditempat-tempat seperti itulah banyak anak-anak dan remaja berkumpul.  Dan saya juga berharap kalau Sanggar Syirih ini bukan hanya untuk mahasiswa/i Unilak saja, tapi Sanggar Syirih dibuka untuk umum terutama untuk anak-anak yang memiliki bakan dibidang seni melayu. Karena kalau bukan kita yang memperkenalkan budaya melayu kepeda mereka siapa lagi?, kalau bukan mereka yang menjadi penerusnya siapa










Saya dan salah satu pengisi acara Ngamen Puisi berfoto sambil diiringi lagu dari jamrud

UAS IMALT (Farah Dina)

Name: Farah Dina NIM: 1888203046 Class: 5.1 UAS IMALT  Give your idea/opini for the following point : 1. What is media in teaching? How ma...