Linguistik
Kata linguistik berasal dari bahasa latin yaitu lingua yang artinya "Bahasa". Jadi linguistik adalah ilmu yang mempelajari bahsa. Penemu ilmu linguistik adalah Ferdinand de Saussure (1857-1913) yang dirangkum dalam bukunya yang berjudul Couse de Linguisticue Generation. Buku yang diterbitkan pertama kali tahun 1961, tetapi terjemahannya dalam bahasa indonesia baru terbit tahun 1988.
Ilmu linguistik dibagi menjadi dua bagian;
- Linguitik umum, mengaji bahasa secara umum dan universal.
- Linguistik terapan, digunakan untuk tujuan tertentu.
Beberapa cabang ilmu linguistik umum:
- Phonetic and Phonologi, ilmu yang mempelajari bunyi, misalnya bunyi E pada apel bisa mengakibatkan menjadi makna buah atau upacara. Mempelajari phonetic dan phonologi juga memberi tahu kita bahwa jumlah konsonan atau vocal setiap bahasa berbeda beda.
- Morphologi, ilmu yang mempelajari morfem. Morfem adalah bagian terkecil dari bahasa yang memiliki arti, misalnya S pada akhiran kata bahasa Inggris pada kata benda sebagai penanda bahwa benda tersebut plural, misalnya books atau ter- pada bahasa Indonesia yang melekat pada kata kerja atau penanda pasif, misalnya terinjak.
- Semantik, ilmu yang mempelajari makna, misalnya satu kata bisa menjadi polisemi atau homonimi, dan sebagainya, contoh kepala desa, kepala sekolah, dll.
- Pragmatik, ilmu yang mempelajari ujaran dari sudut pembicara, misalnya anda berkunjung kerumah teman, kemudian ibu teman anda bertanya "jam berapa sekarang?" jika ternyata sudah jam 10 malam. Maksudnya anda disuruh pulang karena sudah malam.
- Sintaksis, ilmu yang mempelajari pola bahasa, misalnya pembentukan noun prase pada bahasa Inggris adalah adjective + noun, contoh: beautiful house. Sedangkan pembentukan noun phrase pada bahasa Indonesia adalah noun + adjectif, contohnya rumah cantik.
- Sosiolinguistik, ilmu yang mempelajari hubungan antara masyarakat dengan bahasa, misalnya bahasa Jawa umumnya digunakan dirumah, bahasa Indonesia digunakan di tempat instansi pemerintah.
- Etnolinguistik, ilmu yang mempelajari hubungan antara budaya dan bahasa.
- Psikolinguistik, ilmu yang mempelajari prisikologi dan bahasa, misalnya pada umur berapa anak anak masih bisa memperoleh bahasaa secara natural?.
- Linguistik Bandingan, ilmu yang mempelajari permandingan bahasa yang lain dari sisi waktu atau jenisnya, misalnya bahasa Jawa dan Sunda bahasa dari sumber yang sama, yaitu proto austronesia.
Beberapa cabang linguistik terapan;
- Linguistik Forensik, linguistik yang dipakai didunia kepolisian dalam mengungkapkan kejahatan/kejujuran dari tersangka atau saksi.
- Linguistik Pengajaran, ilmu linguistik yang digunakan dalam pengajaran, metode seperti apa yang tepat dalam pembelajaran bahasa asing.
- Leksikografi, ilmu yang mempelajari penyusunan kamus.
- Linguistik Komputasi, cabang linguistik dengan perpaduan ilmu komputer dalam pengajarannya, misalnya digunakan dalam terjemahan otomatis seperti google translate.
Manfaat linguistik;
- Linguis, membantu menyelesaikan dan melaksanakan tugas dalam menyelidiki bahasa.
- Guru Bahasa, membenatu melatih dan mengajar keterampilan bahasa.
- Penerjemah, membenatu dalam mendapatkan hasil terjemah yang baik.
- Penyusun Kamus, membantu menysun kamu yang lengkap dan baik.
- Penyusun Buku Teks, membantu dalam memilih kata dan menyusun kalimat yang tepat.
- Polotikus, membantu dalam aktivitas berkomunikasi dengan banyak orang.
cukup sekian yang bisa saya sampaikan semoga apa yang saya tulis diatas dapat membantu dan menambah wawasan sahabat yang membacanya. terimakasih sudah meluangkan waktunya
BYE :)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar